Selasa, 07 Februari 2017

Tugas Agama 8 Februari 2017

Bacalah dua cerita dibawah ini dan jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan benar.

1. Bagaimana pikiran, perasaanmu dan pendapatmu setelah membaca kisah di atas ?
2. Apa saja yang diajarkan oleh agama-agama itu menurut cerita di atas ? Apakah ajaran mereka 
    benar? Mengapa demikian?
3. Mengapa dewasa ini oranng sering mempertanyakan fungsi agama?
4. Apa Fungsi Agama ?
5. Apakah usaha yang paling penting untuk bisa membangun persaudaraan sejati antar para pemeluk
    agama-agama? Jelaskanlah pendapatmu!

Kamis, 08 Desember 2016

Ulangan Bersama



1.      Arti dan makna perkawinan menurut pandangan tradisional adalah ….
A.       Suatu persekutuan hidup yang mempunyai bentuk, tujuan dan hubungan yang khusus
B.        Suatu perjanjian antara pria dan wanita untuk hidup bersama
C.       Persekutuan cinta laki-laki dan perempuan
D.       Hidup bersama laki-laki dan perempuan ditengah-tengah masyarakat
E.        Ikatan laki-laki dan perempuan yang sekaligus mengikat seluruh kerabat kedua belah pihak.

2.      Perkawinan pada umumnya merupakan suatu perjanjian yang mengikat seorang laki-laki dan perenpuan, ungkapan ini merupakan salah satu pandangan perkawinan yaitu….

Kamis, 24 November 2016

Perkawinan Campur



9.1. Pengertian
Perkawinan campur, yaitu perkawinan antara seorang baptis Katolik dan pasangan yang bukan Katolik (bisa baptis dalam gereja lain, maupun tidak dibaptis). Gereja memberi kemungkinan untuk perkawinan campur karena membela dua hak asasi, yaitu hak untuk menikah dan hak untuk memilih pegangan hidup (agama) sesuai dengan hati nuraninya.
Keyakinan Gereja tentang perkawinan sebagai sakramen dan dimungkinkannya perkawinan campur tidak boleh diartikan bahwa Gereja membedakan dua perkawinan, seakan-akan ada perkawinan kelas 1 dan kelas 2. Perkawinan yang sudah diteguhkan secar sah dan dimohonkan berkat dari Tuhan apapun jenisnya, semuanya berkenan di hadapan Tuhan. Semuanya dipanggil untuk memberi kesaksian akan kasih Kristus kepada manusia.

Perkawinan



1. PERKEMBANGAN  PEMAHAMAN PERKAWINAN

Dalam tahun-tahun setelah Konsili Vatikan II, pemahaman tentang Perkawinan Kristiani mengalami perkembangan yang pesat. Perkawinan yang semula dilihat hanya sebagi kontrak, kini dipandang sebagai perjanjian (covenant, foedus) yang membentuk suatu persekutuan hidup dan cinta yang mesra.

Dalam Kitab Hukum Kanonik 1917 (hukum lama), kan. 1013 dikatakan bahwa tujuan pertama perkawinan adalah mendapat keturunan dan pendidikan anak; sedangkan yang kedua adalah saling menolong sebagai suami dan sebagai obat penyembuh atau penawar nafsu seksual. Namun sekarang, dengan mengikuti ajaran ensiklik Humanae Vitae dari Paus Paulus VI, cinta suami istri dilihat sebagai elemen perkawinan yang esensial. Kodeks baru (KHK 83) dalam Kan 1055, $ 1 berbicara tentang hal itu dalam arti “bonum coniugum” (kebaikan, kesejahteraan suami-istri).

Selasa, 22 November 2016

Tugas Perkawinan

1. Mengapa Aborsi menjadi salah satu syarat untuk sahnya perkawinan ?
2. Mengapa dalam perkawinan Gereja, harus diumumkan minimal 3 kali digereja ?
3. Apa yang dimaksud dispensasi dan apa syarat untuk mendapatkan dispensasi ?
4. Apa pandangan Gereja soal Perkawinan Campur ?

Senin, 26 September 2016

Berdialog dengan Umat Kristen Protestan



Hanya ada satu Gereja Kristus, akan tetapi Gereja Kristus yang satu itu tampak di berbagai Gereja, antara lain gereja Katolik, Gereja ortodok, Gereja Protestan dsb. Kenyataan adanya berbagai macam Gereja ini tidak lepas dari perjalanan sejarahnya. Memang Gereja didirikan oleh Kristus, tetapi Gereja ini memiliki kelemahan karena didalamnya memiliki unsur manusiawi.
Keadaan Gereja pada Abad XVI mengalami jaman  yang sangat suram. Gereja terjebak dalam banyak urusan duniawi Paus dan rohaniwan lainnya mengalami kemerosotan moral, hal itulah yang menjadi salah satu pendoronng Martin Luther mengadakan reformasi dalam Gereja sehingga pada akhir reformasi menimbulkan banyak kelompok antara lain : Katolik, Lutheran, Kalvinis, Anglikan, Ortodoks dsb.

Memperjuangkan Perdamaian dan Persaudaraan Sejati



Perang dan kerusuhan serta percekcokan membuat hidup manusia tertekan dan lelah. Muncullah sebuah kerinduan untuk menciptakan iklim yang menyejukkan hati, suatu keadaan yang damai. Kita dapat menyaksikan bahwa akhir-akhir ini terjadi beberapa peristiwa yang dapat digolongkan sebagai perang dan pertikaian, baik di dalam maupun di luar negeri.

Fakta pertikaian dan perang
Pertikaian bernuasa agama terjadi di Poso dan Ambon. Umat yang mengklaim dirinya beragama, seharusnya menumbuhkan perdamaian, bukan menciptakan peperangan yang menghasilkan banyak kerugian. Pertikaian bernuasa suku terjadi di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah (Sampit), disitu terjadi pertikaian antara suku Melayu dan suku Dayak melawan Suku Madura. Di Timur Tengah terjadi peperangan yang tidak kunjung usai antara Israel dan Palestina. Pada bulan Maret 2003, Amerika Serikat menyerbu Iraq untuk menggulingkan Saddam Husein. Meskipun banyak pihak melarang, namun AS tetap saja menggempur Iraq, bahkan PBB pun tidak sanggup melerainya.