Selasa, 26 April 2016

Latihan Semester Genap


1.      Jelaskan makna dari firman Tuhan ke-5 jangan membunuh?
2.      Bagaimana usaha dan upaya dalam rangka menghargai hidupmu?
3.      Jelaskan pendapatmu tentang hukuman mati dalam suatu pengadilan?
4.      Apakah menurut ajaran moral Kristiani pengguguran kandungan, bunuh diri dan eutanasia diperbolehkan?
5.      Amati gambar di bawah ini dan berilah pendapatmu berkaitan dengan masing-masing gambar !

Kamis, 17 Maret 2016

Kisi-kisi Agama Katolik



1.      Pengertian manusia sebagai pribadi yang unik.
2.      Menyebutkan faktor-faktor yang memperngaruhi kelebihan dan kekurangan dirinya
3.      Menerangkan arti manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, Teks Kitab Suci Kejadian 1:26-31,
4.      Menerangkan tugas pria dan wanita sebagai pasangan
5.      Menerangkan arti hati nurani dalam arti sempit/arti luas
6.      Menyebutkan contoh-contoh kemerosotan peranan suara hati
7.      Menerangkan pengaruh positif media dillihat dari teknologi media itu sendiri
8.      Menerangkan pembagian Kitab Suci Perjanjian Lama/Perjanjian Lama
9.      Menerangkan Tradisi sebagai salah satu tolak ukur tertinggi dari iman orang beriman
10.  Menerangkan situasi sosial bangsa Israel pada masa Yesus.

Selasa, 01 Maret 2016

Hak Asasi Manusia



1.      Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM)
                   Hak asasi manusia adalah hak-hak yang melekat dalam diri manusia, yang dimiliki manusia bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat atau negara. Melainkan berdasarkan martabatnya sebagai manusia. Hak-hak itu dimiliki manusia karena ia adalah manusia. Sejak manusia berada dalam rahim ibunya, ia telah memiliki hak-hak itu. Sejarah perjuangan dan kerjasama menegakkan hak asasi manusia :Perjuangan PBB, Pada tanggal 10 Desember 1948, PBB mengumumkan Universal Delaration of Human Right. Pada umumnya Deklarasi ini dilihat sebagai titik tolak untuk semua pemikiran dan rumusan lebih lanjut yang berhubungan dengan hak asasi manusia. 

Kamis, 12 November 2015

Tugas Gereja Menjadi Saksi (Martyria)

Kata SAKSI memiliki dua arti:
  • Orang yang melihat atau mengetahui sendiri suatu peristiwa atau kejadian
  • Orang yang dimintai hadir pada suatu peristiwa untuk mengetahuinya agar suatu ketika apabila diperlukan dapat memberi keterangan yang membenarkan bahwa peristiwa tersebut sungguh-sungguh terjadi.
Dari kedua arti di atas, kita dapat disimpulkan bahwa saksi selalu menunjuk pada personal/pribadi seseorang yang mengetahui atau mengalami dan mampu memberikan keterangan yang benar.
Dengan demikian, menjadi “Saksi Kristus” berarti:

Tugas Gereja Melayani (Diakonia)

A. Semangat Pelayanan Gereja dalam Terang Kitab Suci
1.      Kutipan Kitab Suci
Bukan Memerintah Melainkan Melayani
(Mrk 10:35-45)
35Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!" 36Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?" 37Lalu kata mereka: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu." 38Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?" 39Jawab mereka: "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima. 40Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya.Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan."

Tugas Gereja Mewartakan (Kerygma)

1.      Inspirasi Kitab Suci tentang perutusan murid-murid Yesus
Perintah untuk Memberitakan Injil
(Mat 28:16-20)
16Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.17Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.18Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. 19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
2.      Dasar Gereja sebagai Pewarta Sabda
·         Dalam diri Yesus dari Nazaret, Sabda Allah tampak secara konkret manusiawi. Sabda menjadi manusia. Sabda Allah menjelmakan diri dalam sejarah kehidupan manusia. Oleh karena itu, Sabda Allah senantiasa hidup dan berbicara dalam segala zaman.

Tugas Gereja Menguduskan (Liturgia)

Arti Kata :

Kata “liturgi” berasal dari bahasa Yunani leitourgia, terbentuk dari akar kata ergon yang berarti “karya, kerja atau bakti. Gereja Katolik lalu mengambil istilah liturgi untuk mengartikan kultus/ ibadat. Ibadat ini kemudian berpuncak pada EKARISTI, dimana gereja mengalami persatuan dengan Kristus.

Liturgi merupakan tugas gereja ketika menjalankan fungsi imamatnya. Imamat dalam gereja ada dua jenis, yakni imamat umum yang diterima oleh semua orang yang dibabtis, dan imamat khusus yang diterima oleh mereka yang ditahbiskan.
Ibadat atau liturgi disebut sebagai doa resmi gereja, karena di dalamnya ada kesatuan Gereja dengan Kristus. Liturgi adalah karya Kristus, Imam Agung serta Tubuh-nya, yaitu Gereja. Liturgi menjadi wahana utama untuk (1) mengantar umat Kristiani ke dalam persatuan pribadi dengan Kristus (Sacrosanctum Consilium, Art.7). Itu sebabnya maka liturgi sekaligus (2) menguduskan umat. 

A. Doa dan Ibadat

Doa dan ibadat merupakan salah satu tugas gereja untuk menguduskan umatnya dan umat manusia. Tugas ini disebut tugas imamiah Gereja, yang artinya Kristus, Tuhan, Imam Agung yang dipilih antara manusia menjadikan umat baru, “kerajaan imam-imam bagi Allah dan BapaNya”. Mereka yang dibaptis dan diurapi Roh Kudus disucikan menjadi kediaman rohani dan imamat suci untuk (sebagai orang kristiani dengan segala perbuatan mereka) mempersembahkan korban rohani dan mewartakan daya kekuatanNya.