Senin, 26 Februari 2018

Yesus Putera Allah dan Juru Selamat


Kita sudah mendalami bahwa Yesus dapat menajdi sahabat dan idola bagi remaja. Yesus sungguh sahabat dan sungguh idola. Namun, Yesus sesungguhnya lebih dari itu. Ada banyak gelar untuk-Nya. Salah satu gelar yang paling tinggi ialah bahwa Yesus adalah Putra Allah dan Juru Selamat. Apa artinya gelar-gelar itu? Mari kita pelajari dalam pelajaran berikut ini.


A.    Gelar-Gelar Yesus
Dalam Kitab Suci, khususnya Kitab Suci Perjanjian Baru, Yesus memiliki banyak gelar. Dalam pelajaran ini kita hanya akan membatasi gelar Yesus sebagai “Tuhan”, “Anak Allah”, dan “Juruselamat”.

Yesus Adalah Sahabat Sejati dan Tokoh Idola


1.      Arti persahabatan diantara kaum remaja
Syarat-syarat dan sikap-sikap yang dibutuhkan dalam persahabatan antara lain sebagai berikut :
            1.  Sikap saling mencintai, misalnya :
a.      Selalu mau membantu,
b.      Selalu rela berkorban tanpa perhitungan,
c.       Tahu bertenggang rasa
            2.  Sikap saling percaya, misalnya :
a.      Beran membuka diri, menceritakan suka duka hidup;
b.      Selalu mau memberi pujian dan kritik secara jujur.
           3.  Sikap saling menghormati, misalnya :
a.      Menerima teman seadanya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya
b.      Suka mendengar, menerima segala tindakan ucapannya sebagai sesuatu yang penting

Minggu, 25 Februari 2018

Tugas Gelar-gelar Yesus

1. Sebutkan Gelar-gelar Yesus ?
2. Jelaskan Gelar Yesus berikut ini
    a. Yesus sebagai Tuhan
    b. Yesus sebagai anak Allah
    c. Yesus adalah Juru Selamat
3. Umat Kristiani mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, Anak Allah, dan Juru Selamat. Apa makna gelar-gelar Yesus tersebut bagi kehidupan kita sebagai umat Kristiani?
4. Apa artinya bagi umat kristiani kalau dikatakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Putra Allah?
5. Apa arti bagimu secara pribadi kalau dikatakan Yesus adalah juru selamat?

Minggu, 19 November 2017

Kebangkitan dan Kenaikan Yesus ke Surga


Kebangkitan Yesus pada pokoknya berarti bahwa Yesus yang di dunia ini benar-benar mati, dan dari keadaan mati itu beralih masuk ke dalam keadaan lain sama sekali. Ia kini hidup dengan cara yang lain sekaligus tetap berpengaruh dan aktif menyelamatkan manusia. Maka untuk masuk ke dalam kebangkitan abadi ini, Yesus harus melewati kematianNya. Hal ini ditandainya dengan makam yang kosong. Berbicara tentang makam kosong, tidak membuktikan kebangkitan Yesus. Menurut Markus 16:8, makam yang kosong tidak menimbulkan kepercayaan wanita-wanita yang menemukannya.

Sengsara dan wafat Yesus di Salib


A.    Latar Belakang dan Sebab-Sebab Sengsara dan Wafat Yesus
Untuk memahami peristiwa Yesus dihukum mati dan menjalani hukuman mati, ada baiknya kita mengamati dua hal berikut ini :
1.      Konteks sosial menjelang penyaliban Yesus
2.      Mereka yang berperan dalam penyaliban Yesus

Yesus Mewartakan Kerajaan Allah


A.    Pewartaan Yesus Tentang Kerajaan Allah
Dalam mewartakan Kerajaan Allah, Yesus kerapkali memakai perumpamaan, yaitu cerita yang diambil dari kehidupan sehari-hari untuk menyampaikan suatu kebenaran, khususnya tentang Kerajaan Allah. Dengan perumpamaan itu, para pendengar lebih mudah menangkap pesan yang ingin disampaikan oleh Yesus. Perumpamaan membuat orang tertantang untuk mencari dan menemukan pesan yang berkaitan dengan Kerajaan Allah. Perumpamaan-perumpamaan Yesus me­ngenai Kerajaan Allah mau menyampaikan hal-hal berikut:

Gambaran Kerajaan Allah


A.    Situasi Sosial Bangsa Israel dan Kerinduan Mereka pada Mesias dan Kerajaan Allah
Selama enam abad sebelum kedatangan Yesus, bangsa Israel selalu dijajah oleh bangsa lain, yaitu bangsa Persia, bangsa Yunani, dan terakhir bangsa Romawi. Selain ditindas oleh para penjajah itu, bangsa Israel juga ditindas oleh pemimpin­-pemimpin bangsanya sendiri, yaitu raja-raja boneka yang diangkat oleh para penjajah.
Dalam situasi tertindas seperti itu, bangsa Israel selalu memimpikan ke­datangan Mesias dan Kerajaan Allah. Unhik mengerti dengan baik impian bangsa Israel tentang Kerajaan Allah dan pewartaan Yesus tentang Kerajaan Allah, maka secara berlurut-turut kita akan mendalami tentang situasi sosial masyarakat Yahudi pada waktu itu, paham-pahamnya tentang Kerajaan Allah, dan pewartaan Yesus tentang Keraiaan Allah.

GEREJA DAN DUNIA

  Konsili Vatikan II sungguh telah memperbaharui Gereja dan hubungannya dengan dunia. Hubungan yang menjadi baik ini disebabkan karena Gerej...